LELAKI DI PERAHU RETAK puisi Wiko Antoni
siapa yang suka berkelindan dengan luka. Mengemis damai pada kesombongan nan menjajah rasa Dan simpang demi simpang menyesatkan arah Aku tahu Tuhan sedang bersenda gurau Ini pilihan sang kembara sunyi Nan tak lazim jadi tetapan kebanyakan lelaki Mengembang layar perahu kecil Di ombak besar samudra raya. Sendirian Ya. Berkorbanlah sendirian Agar tak lebih banyak mata menikam kasih Dan lebih jauh hati tersisih Mungkin perahu hancur menghantam karang Atau tiang layar patah diterjang gelombang Cabik layar oleh sang badai Karam aku di samudra rasa Tapi aku memilih inilah pelayaran ku sendiri Tak libatkan kuntum manapun Atau aroma wangi sesiapa Jauh ke pulau tanpa penghuni Semedi kata kan menemukan makna Bahwa kesendirian bukanlah sepi Tapi berpelukan dengan cinta sang sejati 7-11-25