BADAI MALAM DANAU GEDANG puisi Wiko Antoni

aku berkenalan dengan yang bernama serampas kuning

Tempat manusia tergesa menjadi Tuhan
Melampaui Kodrat tanpa kepastian
Dan lebur dalam kehilangan nan mneyesatkan

Tentang kekuatan bukan penaklukan fana
Tapi penaklukan dirimu sendiri
Lantas kesesatan menawarkan jalan pintas
Nan membawa kian jauh dari jalan pulang

Serampas bukan sekedar tempat
Apalagi serampas kuning
Di sana ada penawaran
Akan kembali ke diri
Atau pergi semakin jauh

Ketika kabut danau gedang menutup cahaya
Jiwa jiwa gelisah kehilangan dirinya
Dan menatap dunia sebagai tempat abadi

Riak amarah di serapah mantra
Menjanjikan keinginan jadi pernyataan
Nyatanya semakin jauh pergi
Semakin terjebak pada kehilangan

resi syair Ini tentang serampas kuning tempat orang orang menuntut sihir ilmu hitam (tempat misterius tapi ada di dekat Danau Gedang)

Saya mau jadikan laporan kepada Eyang Kirana nih di Kahuripan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HUJAN MALAM RINDU

KERIUHAN DI SENYAP HATI

RANTAU SANG LARAS NOVELLA WIKO ANTONI