Segala Rindu puisi Wiko Antoni
Cahaya kau memburu detak jantung
Di desir darah dan denyut nadi
Saat bunga bunga layu diperjalanan
Angin membelai resah
Malam melebarkan selimut sunyi
Dan rindu rindu masih membatu
Nak gapai jemari hanyalah bayangan
Nak peluk rupa hanyalah waham
Bicara dalam Anima nan samar
Ini harapan di atas harapan
Pada cahaya diatas cahaya
Pada bisu diatas bisu
Dan pada sepi nan membisik sunyi
Ditarikan nafas dan kabut
Ada bermacam ragam dan lukisan
Nan menyembunyikan tujuan sebenarnya
Dari segala kerinduan
Komentar
Posting Komentar