APAKAH KAU RAGUKAN AKU? Puisi Wiko Antoni

Wajah nan menatap penuh curiga

Menelanjangi ketulusan hamba
Dengan tikam kalimat ke jantung malam
Kau. Cemburu tak makna wahai adinda

Bolehlah aku nyatakan padamu setangkai kenbang
Nan tiada lagi daun dan kelopak?
Siapa nan sudi padanya
Atau siapa nan suka menrohnya di jambangan suci?
Kau tak faham. adinda.

Aku bukan menilai jasadmu
Atau wajah nan penuh curiga ragu
Sakit hati tikam.katamu
Kutahan karena ku tatap hatimu

Walau hina caci kau lepaskan
Tentang segala kelemahan ku
Nan ku tahu amarahmu itu
Wujud cemas ka kehilangan mu

Sudahi mangasah amarah
Usaiakan menikam dadah
Aku hanya hargai cahaya
Nan ditanamkan sang maha pencipta
Di dada penuh dendam mu itu

Akhiri kabut asmara
Jernihlah menatap sukmaku
Tak kan ada pelita nan baru
Asbab kau adalah cahaya hidupku

Kekasihku
Sedarilah. Aku melihat wajah segala wajah
Oh sayangku
Fahamilah.
Aku merajut cinta segala cinta
Dari nan tampak kau nan curiga
Hakikat nya aku melihat
Ada segala ada

Kembalilah kepada diri
Percayakan hati padaku
Sebab engkau wujud sejati
Dari mahabbah nan Tulus suci
Nan diutus
Buat damaikan resah rusuhku
Kaulah wujud cinta nan sunyi
Nan kan kujaga sampai mati
Sebagai syukurku
Kepada, cinta sang maha cinta.

Rantau panjang 1-11-25

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HUJAN MALAM RINDU

KERIUHAN DI SENYAP HATI

RANTAU SANG LARAS NOVELLA WIKO ANTONI