LELAKI BADAI KARYA WIKO ANTONI

lamunan di gerimis malam

membawa laluan pada pulang
lautan kaseh diribut badai
air mata tersapu sepi

makna rasa dah rapuh sudah
kekuatan jiwa mengambang terbang
sisa duka masih berbahang
di cermin rasa retak seribu

aku bukan pengemis cinta
nan takluk pada tatap tajam mu
aku adalah Lelaki badai
dah biasa dihantam gelombang

kau sangka aku kan kalah
oleh keras mahu nan kau tuju
nyata aku bukan milikmu
karana tak sudi bagi asamara

aku milik dari segala milik
aku punya segala punya
aku menggapai cahaya atas cahaya
di hakikat sang maha hakikat

bawalah jauh air mata
buang Rindu di pelataran
aku adalah bayangan saja
nan kau lihat dari af al sang sejati

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HUJAN MALAM RINDU

KERIUHAN DI SENYAP HATI

RANTAU SANG LARAS NOVELLA WIKO ANTONI