Meraih Bayangan puisi Wiko Antoni



Mata itu bukan tatapan tapi kegelapan
Sebab ia melihat karena diperintah menangkap makna
Tubuh ini bukan kehidupan
Sebab ia berdetak dalam helaan nafas yang ditetapkan
Maka semua hidup hanyalah kematian
Yang hidup adalah sang hidup itu sahaja

Maka saat malam menyelimuti cahaya
Siapa nan kan tahu beda warna dunia
Atau saat usia merebut penglihatan
Siaia nan akan bedakan anyelir dan mawar
Semua hanya dikehendaki dari pemilik kehendak
Berakhir bila sang kehendak mengakhiri

Aurora hanya biasa pandangan dan permainan cahaya
Horizon cuma ujung kemampuan pandangan menjelaskan
Lembah indak dari puncak bukit
Tapi bukit megah dari tatapan lembah
Tahulah aku
Semuanya hanya soal bagaimana mataku diatur memaknai nya

Usai semua perenungan ini
Hamba tahu
Yang terlihat tak seperti sebenarnya
Yabg sejati dalam kebenaran
Hanyalah satu itu itu jua


Komentar

Postingan populer dari blog ini

HUJAN MALAM RINDU

KERIUHAN DI SENYAP HATI

RANTAU SANG LARAS NOVELLA WIKO ANTONI