Meraba Dada Puisi Wiko Antoni
Sekejap lalu laluan membunuh rindu rinduan
Menepis impi impian dalam harap harapan
Dan insan kehilangan diri sendiri
Memilih jalan penuh halusinasi
Mencari Tuhan adalah diri sendiri
Memaksa pikiran pada suatu yang mustahil di maknai
Kehilangan kesadaran paling hakiki
Akhirnya menuduh Tuhan tiada lagi
Matinya Tuhan
Matinya hati
Hilangnya Tuhan
Hilang damai di diri
Memaksa kenyataan sembunyi
Dai kesadaran yang beku kepala batu
Sirnanya kasih dan cinta
Di ganti ambisi tiada batasnya
Menurut nafsu liar tak terkendali
Akhirnya hampa merusak kesadaran Hakiki
Menaruh tafsiran material
Pada suatu yang sunyi dan sakral
Pastinya kosong kembali ke kosong
Absurd nya jiwa tak dapat di jangkau lagi
Komentar
Posting Komentar