LANGKAH PUISI WIKO ANTONI

langkah kaki memijak kerikil tajam

di laluan penuh tumbuhan beronak duri
suara hati berbisik luka perih nyeri disentak cinta tikam
meneriak sakita gemuruh nak tak kunjung diam

selang seling kekasih datang dan berpaling
meninggalkan jejak kenang kenangan
sementara dada kian rapuh dalam kelelahan
memikul sengsara nan tak berkesudahan

memburu cahaya bukan gurauan rasa
memburu cinta bukanlah soal sederhana
nak rela ditikam takdir
nak sudi mula dan berakhir

wajah bidadari menyilau tak terjangkau
wajah mahligai jauh tak kuasa gapai
rindu terbentur gurih tajam kata
sayang terhempas gugur berderai

harusnya aku sedar dari semula
dunia bukan nyata namun fana
dan dikau tak pernah kuasa
menatap rasa dalam dada hamba hampa

jalan sunyi ini
bukan berarti kekalahan
jalan sepi yang kucari
adalah perkenalan semula pada Azzali cinta

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HUJAN MALAM RINDU

KERIUHAN DI SENYAP HATI

RANTAU SANG LARAS NOVELLA WIKO ANTONI