Tangan Tuhan nan Membelai
Puisi Wiko Antoni
TANGAN TUHAN NAN MEMBELAI
jemari lembut di temali jantungmu
Memaksa kau mengorbankan diri
Untuk aku, dia dan mereka
Tanpa tahu kenapa kau lakukan itu
Dan senyum nan lepas di air nata nan ditelan
Adalah cahaya diatas cahaya
Nan sering aku lupa azzali-Nya
Setiap desah nafas degup jantung
Aku yang kau hembuskan jadi nafas yang hangat
Mata itu mengalir bahagia
Saat pertarungan maut kau lewati
Dan hadiah pertaruhan itu adalah
Aku...
Ya aku.
Dan kini tersenyum dengan rengekan manja
Meskipun keras hidup telah memburuku
Kedewasaan hempas kematangan perjalanan
Tapi di peluk nan penuh kasih
Damai itu sama seperti dahulu
Masa dekapmu menghiasi perjalanan kanak kanak ini
Di malam malam nan sepi
Ada cinta silih berganti
Namun satu tak tergantikan
Ketulusan tanpa pandang apa
Dan cinta nan hadir tak tahu kenapa
Rantau panjang 13-10-25
Komentar
Posting Komentar