Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

Melelang Amalan

Puisi Wiko Antoni  Dah dadah oleh segala bayangan Seperti apa nak dapat imbalan Dari semua kebaikan nan hamba tebar Tapi benar akan dapat balasan? Saat sang pembawa cahaya kebaikan kecewa Pemilik cahaya tak mau memberikan imbalan Asbab Semua amalan lalu Dah habis tuk balas berbalas Budi Apa nan tersisa Hanya kekurangan rasa terimakasih nan jadi kekurangan Ini nan di kata pulang merantau membawa hutang Saat nak beli keindahan tak cukup bekalan Sadarlah jiwa jiwa malang ini Bahwa nan diburu tak terkejar nan digapai tak sampai Meratapi kesalahan faham tentang diri Merana dalam asab kebanggaan Pada perbuatan perbuatan tak makna Tiada janji itu kan jadi kebenaran Hanyalah imbalan nan dah duluan dinikmati Tetap balik pada sang pemilik Apakah kan bermurah rasa Atau bermain lelang lelangan Sebab Cintanya bukan dagangan

ABADI

Puisi Wiko Antoni  Aku bukan pelita Jua bukan pembawa cahaya  Aku dipancarkan sumber yang tersembunyi  Yang mahu ia aku mengenali Di sepi dari harapan dari keinginan dan dari. Rasa. Sesuatu yang abadi memancarkan Aku Sesuatu yang Tak ada awal tak ada akhir Yang tak terikat ruang dan waktu  Dan aku menjadi pancaran tak pernah henti Tak pernah akhir Tak dihitung tak di ukur Karena waktu dan ukuran itu sendiri adalah. Dia ini sebuah jawaban bagi yang bertanya  Dari mana berasal  Kemana kan pergi  Karena nyatanya kita hanya disini Tak pernah datang tak pernah pergi Menjadi cahaya abadi  Dari sesuatu yang tersembunyi  ♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️ Rantau panjang 24-9-2025

Gerhana Asmara

Puisi Wiko Antoni  Cahaya saga di Surya dan Mega Menusuk hati di wajah cinta  Menembus jiwa menikam jiwa Di kelam gerhana cinta semesta  Sekejap mentari sembunyi diri Merubah kesan Rona melati Hati nan nyala padam dan mati Menitip sendu sepi pemimpin Laluan dah lama berlalu  Laguan mengalun pilu Terhempas di tilam kelabu Terlanjur lena diayun rindu  Pesan pun dah tiada kesan Jalanpun taklah jelas hujungan Laluan menitip kepedihan  Senyuman menyimpan kepahitan  Dan saat gerhana dah usai Terasa air mata masihlah berurai  Berkisah cinta belum selesai  Meratapi dingin di angin dan Rinai Kabut melautkan rasa  Larut jiwa di pelukan duka Nak kata apapun dah tak makna Karena berkaratnya dendam Usia  Rantau panjang 24-9-2025

Mawar Duka

Puisi Wiko Antoni  Genggaman di penuhi darah Dada kian parah Saat sakit  kian perih dijemari Namun jiwa tak rela lepaskan  Ini nan di kata lain harapan dengan tatapan Bersaing dengan kenyataan bertarung dengan Higauan  Namun balik beputa punya di dilingkaran sama  Tak tahu tuju tak tahu harus tak hilang mahu Jejak tapak dikerikil tajam Menusuk kaki setiap ayun Dan air mata  Taklah jawaban nan tepat Dulu daku di tempat keyakinan  Bahwasanya lelaki tak bulih nak nangis  Dah ku tahan sebak sendiri di lorong-lorong sepi Namun bila tatap wajah cinta Pecah juga Isak tak tertahan Angkau bawa surat dari penciptamu Bertempatan dalam salah satu kamar jiwa Dengan harapan mu nan cemas dan meragukan Dan harapan setinggi gunung Masurai  Dah kau lipur kenangan  Dan kau hapus laluan Tapi kutahu kau kini menikam diri  Buat aku tanpa kau tahu Rantau panjang 24-9-2025

Badai Berkasih

Puisi Wiko Antoni  Saat kau menghantam dada dengan cinta Bergetar seluruh raga meradang jiwa Berderai lah air mata Hamba tiba di destinasi  Bahwa semua hanya hampa  Kepahitan. Kesedihan. Kehilangan. Mengiris bahagia nan kian lama kian menjauh  Sementara apa nan di buru angan adalah kekosongan  Sepi. Senyap - sunyi Hanya bara nan kian redup Disiram air mata  Semua berharap cinta yang bahagia  Ibu dari segala cinta memeluk dan melepaskan  Ayah saru segala bijaksana menasehati dan membiarkan  Dan Nur sang sejati membakar membakar dan membakar  Tinggal abu dan beterbangan mengembara  Di alam nan tak dikenali  Jiwa terpecah, belah kepingan cahaya  Menunggu kembali menyatu pada asal Namun jalan pulang bukan hal mudah Rintangan goda syahwat Dina sang raga Menggoda. Memanggil, menarik agar lumpur lumpur itu kembali kotori kesetiaan  Yang satu ini tak terhingga  Nan tak terkira ini satu saja Ia tiada, tiada, tiada  K...

Akulah yunimu sayang

 AKULAH YUNIMU SAYANG  πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’” Puisi Wiko Antoni  aku mencintai mu dengan cara ku sendiri  aku memaknai mu dengan tafsir ku sendiri  warnaku kusam untuk cahaya dunia biar kau membasuh dengan air mata luka ku dalam perih mengiris biar ku sembuh dengan menyayangmu selalu  kekasih... membawa tangkai bunga layu diwarna... cita cinta nan suram kelam kabut  dan aku biarkan bunga dihati saat kau melangkah pergi  karena aku menadah ludah ini dihatimu nan tak mampu ku beri... oh. kedamaian... aku berulang kembali pada doa namun kau tersesat jalan tuk pulang adakah penjelasan nan pantas buat kau paham tentang diriku atas segala dosa dan salah atas segala langkah resah nan tak bisa juga ulang semula... bakmana... tuka basuh dan bersihkan diri  dari noda... yang kukikis namun tetap nyata puas ku basuh semua... bagiku kau tetap nista jua.... akulah Yunimu sayang akulah cintamu kasih walau kau melangkah dengan luka namun disini kau kekal a...

Rindu Samudera

 πŸ„‍πŸŸ«πŸ„‍πŸŸ«πŸ„‍🟫 RINDU SAMUDERAπŸ„‍🟫 Puisi Wiko Antoni  Manakala hempas demi hempasan menerpa  Tak pernah karang lupa Bermandi  Bersihkan diri dari debu debu dan pasir  Di sekujur badan nan penuh teripang  Ini nan kata buaian takdir  Nan tiada sangkal tiada tolak Dari sema sudah ditetapkan  Diri disini penjaga pantai Bermandi garam bermain hempasan  Tak kan dimana tak kan kemana  Sementara  Samudera bergelombang  Bergelora hempas hempasan  Disini takdir tak bergerak  Tetap seperti semula  Senarai kasih cinta bunda Di dingin pagi di hangat mentari  Jangkat Timur 7/9/25 🌺🌺🌺🌺🌺🌺☝️🌺🌺🌺🌺🌺

Pelukan Kenangan

 #saira #mrockey #penyairuniversitasmerangin #penyairjangkattimur #wikoantoni ------------------♥️♥️♥️♥️---------------- Puisi Wiko Antoni  Pelukan kenangan  Siapa nan dah Lena oleh kenang kenangan  Lupa meninggalkan lalu laluan Tak berusaha menantang rintang hadap hadapan  Atau menerka nan menanti di jatuhnya kemungkinan  Masa dibelakang bekap harap di masa muka Membuat lupa akan nikmati hari sekarang  Merintih merindu apa nan dah lalu Memeluk ruam nan layaknya segera di penyembuhan  Tak tahulah ia Masa berganti waktu berlalu  Hilang bertukar nan pergi tak jua kembali  Ia masih di sana  Di silam nan tak mungkin di jelang  Matilah insan dalam kehidupan  Berhentilah waktu dititik terendah nya Sang asa berdiam di satu persinggahan  Enggan nak teruskan langkah Guyah Ini nan kata lemah rasa Itu nan meracuni segala makna Dah selesai impi impian  Dalam kehilangan nan kekalan Sementara  Sang cinta tak suka dikau be...

Jan Kata Kau Bisa

 Assalamualaikum. Salam perjumpaan dan berkenalan sudilah terima hantaran hamba Sebagai sembah perkenalan diri. #saira #penyairuniversitasmerangin #mrockey #penyairjangkattimur #puisisufi πŸ•“πŸ•πŸ•ŸπŸ„‍🟫♥️πŸ„‍πŸŸ«πŸ•πŸ•œπŸ••πŸ•ŸπŸ•Ÿ Puisi Wiko Antoni  JAN KATA KAU BISA Mereka tak akan bahagia Sebelum dikau kenal apa makna bahagia Mudah nak kata buat mereka bahagia  Tapi hiasan bibir buat mencari pembenaran  Dah jadi macan kicau beo tak beraham  Kicau kicau mencari pengakuan  Di sepi hati nan kau tinggalkan  Setiap tarikan nafas  Setiap ayunan langkah  Hanya menyisakan luka luka  Ruam jiwa nan menempuh kemaafan Dan doa tak henti nan tak terucapkan  Apakah lagi nak dicari  Ketika mereka tiada lagi Pulang' pada doa adalah penempatan terakhir dan tertinggi  Asbab mereka tak minta suatu apa jua Selain bahagia nan kau kenali Dan Mereka menatap kau kian jauh Jauh dan jauh  Dari bahagia nan kau ucapkan  Sembah pada sang cipta  Do a...

Tarikan Nafas

 #saira #mrockey #penyairunivetsitasmerangin #penyairjangkattimur Puisi Wiko Antoni  Tarikan Nafas Aku dicintai dalam penderitaan Dengan cemburu nan tak pernah henti Menyayat pilu rindu rindu sendu Nan tak pernah berujung dalam kehampaan Aku dihantam kepastian takdir Nan kau susun tak mau menjauh. Seakan aku adalah mainan Dalam cinta mu nan penuh Drama Kau kekasih nan menghancurkan Melebur daku dalam ketiadaan Kau cinta dalam segala cinta Tak rela lepas aku walaupun satu kedipan Dan malam meninggalkan cahaya Ketika waktu kian tiba Hanya kau dan aku dalam sunyi Saling menatapi dengan mata hati

Aksara Alam

 #LKSS #penyairuniversitasmerangin #penyairjangkattimur Puisi Wiko Antoni  🌺🌺🌺Aksara Alam 🌺🌺🌺 Ini nan dikata tulisan tanpa huruf Terus berlangsung tetap terhubung  Di jari jari tak kasat mata Berdentam, berdesir, bergetar  Membakar kekosongan hamba Nan memilih jalan sunyi  Berubah berganti bertukar  Dalam siklus itu itu jua Sehingga dapat jadi pemandu  Pemahaman lalu maupun dimuka  Ini nan orang sebut Hilang berganti pergi kembali  Karana ia tak jauh dari semula Dan siklus lingkaran nan pasti  Nan kita kenali sebagai asbab akibat  Dari semuanya  Satu kepastian hadir Garis berulang nan dikata takdir Dengan peran pengemban nasib Sama dalam beda serupa dalam beza Dan selalu ada pemain yang melakon Di segalan Kurun zaman  Ialah keputusan alam Nan tiada akan berhenti  Hingga nan menjadi nur utama Memutuskan untuk berhenti  Dan yang pasti  Ia tiada akan henti. Karena diketiada nya  Semua semesta ini.ada...

Segelas Puisi

 πŸ•§πŸ•§πŸ•πŸ•segelaspuisiπŸ•πŸ•§πŸ•§πŸ•§ Puisi Wiko Antoni  #dunia_literasi_dan_syair #DLS #saira #mrockey Sejenak kita menatap gelas  Nan terlihat bak usia Tiap reguk terasa pahit - manis - nikmat Namun tiada kita merasakan  Kian lama kian sedikit - kian sepi Kian menenangkan  Apa sebenarnya nan sedang berlaku Ditiap hisapan rokok dan seruput kopi Ia bak sang waktu  Nan selalu berkurang ditiap kenikmatan helaan nafas Dan gelas menuju kosong  Bak amsal sedemikianlah Keindahan dunia kenikmatan keperkasaan, kecantikan, kebebasan Diujung seruput hanya tinggal ampas sahaja Seiring dunia nan kian lama dipijak Kenikmatan nan lama dirasa makin menjauh dan mengelak Langkah Guyah Wajah berhias garis masa Mata rabun datak dada dan tidak tiada lagi Lena Kehilangan kasih kedatangan beban  Semua bersatu Dalam ancaman  Bahwa kita semua kian dekat  Pada seruput terakhir di dingin dan  bercampur serbuk basah Jangkat Timur 7/9/25 #penyairjangkattimur #penyairu...