Gerhana Asmara

Puisi Wiko Antoni 


Cahaya saga di Surya dan Mega

Menusuk hati di wajah cinta 

Menembus jiwa menikam jiwa

Di kelam gerhana cinta semesta 


Sekejap mentari sembunyi diri

Merubah kesan Rona melati

Hati nan nyala padam dan mati

Menitip sendu sepi pemimpin


Laluan dah lama berlalu 

Laguan mengalun pilu

Terhempas di tilam kelabu

Terlanjur lena diayun rindu 


Pesan pun dah tiada kesan

Jalanpun taklah jelas hujungan

Laluan menitip kepedihan 

Senyuman menyimpan kepahitan 


Dan saat gerhana dah usai

Terasa air mata masihlah berurai 

Berkisah cinta belum selesai 

Meratapi dingin di angin dan Rinai


Kabut melautkan rasa 

Larut jiwa di pelukan duka

Nak kata apapun dah tak makna

Karena berkaratnya dendam Usia 


Rantau panjang 24-9-2025


Komentar

Postingan populer dari blog ini

HUJAN MALAM RINDU

KERIUHAN DI SENYAP HATI

RANTAU SANG LARAS NOVELLA WIKO ANTONI