Mawar Duka
Puisi Wiko Antoni
Genggaman di penuhi darah
Dada kian parah
Saat sakit kian perih dijemari
Namun jiwa tak rela lepaskan
Ini nan di kata lain harapan dengan tatapan
Bersaing dengan kenyataan bertarung dengan Higauan
Namun balik beputa punya di dilingkaran sama
Tak tahu tuju tak tahu harus tak hilang mahu
Jejak tapak dikerikil tajam
Menusuk kaki setiap ayun
Dan air mata
Taklah jawaban nan tepat
Dulu daku di tempat keyakinan
Bahwasanya lelaki tak bulih nak nangis
Dah ku tahan sebak sendiri di lorong-lorong sepi
Namun bila tatap wajah cinta
Pecah juga Isak tak tertahan
Angkau bawa surat dari penciptamu
Bertempatan dalam salah satu kamar jiwa
Dengan harapan mu nan cemas dan meragukan
Dan harapan setinggi gunung Masurai
Dah kau lipur kenangan
Dan kau hapus laluan
Tapi kutahu kau kini menikam diri
Buat aku tanpa kau tahu
Rantau panjang 24-9-2025
Komentar
Posting Komentar