MENGEJA LALUAN

Puisi: Wiko Antoni 


MENGEJA LALUAN


semalam anima menyapa

Bersenandung bersama waham waham

Dan impian nan tak sudah 

Pengharapan nan masih berpelukan 

Dengan kata sia sia


Siapa nan katakan makna maka sepi

Tergores di kanvas zaman

Namun wajah bunga bukan nak pulang

Tapi mengesan sahaja sekejap pergi

Dan menangis lagi


Setia itu hanya jiwa 

Jasad selalu dimainkan perintang 

Kasih sejati hanya sang sejati 

Sedang fana hanya igauan


Disini kisah terus ditulis 

Disana lagu laguan kian sumbang 

Tak boleh salah tak boleh silaf

Padahal cinta bukan paksaan


Nan menanti diujung jalan

Menabur kembang kemboja

Nan menunggu dinafas cinta 

Hanyalah harapan tak berkepastian 


Aku cuma mau berikrar 

cinta bukan untuk dikoa koar

Namun dirasa dan di jaga

Dalam ruang gelap sukma terdalam 


Bangko 13-11-25

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HUJAN MALAM RINDU

KERIUHAN DI SENYAP HATI

RANTAU SANG LARAS NOVELLA WIKO ANTONI