Anima

Puisi Wiko Antoni 


aku bukan pembawa cahaya 

atau penerang jiwa jiwa

aku adalah luka 

ruam masa di lorong-lorong Sukma


asmara

 loka luka duka

Anima 

irisan hati dalam sepi


kaukah 

cinta di alam Maya

disanding

bijak laksana tak terjawab nyata


Aku taklah pernah nak pergi  

Hanya jasad hamba yang resah menjauh

Jasad nyatanya bukan jiwa  

Kudekap semua yang Kusayang 

Yang tinggal tetap memeluk dalam sunyi  

Di ruang yang tak bisa dijangkau oleh dunia


Aku tak pernah membenci  

Hamba hanya diam dalam luka yang dijaga  

Dari yang membeku di pelataran malam 

Beta yang mencinta dalam doa

Meski tubuh tak kan lagi bisa menyentuh


Jiwa hamba tak pernah menuntut  

Ianya Hanya menyerahkan semua pada Yang Maha  

Yang tahu isi dada  

Yang tahu disini tetap menjaga

Aku tak pernah memilih untuk melukai  

Hanya mengikuti jalan yang ditunjukkan cahaya  

Yang datang dari pelajaran ghaib  

Yang tak bisa dijelaskan, hanya dijalani


Aku minta ampun  

Untuk semua yang pernah singgah  

Untuk semua yang pernah aku sakiti  

Untuk semua yang pernah aku cintai


Dan aku tahu  

Yang Maha Tahu  

Telah melihat semuanya  

Tanpa perlu aku menjelaskan apa-apa.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

HUJAN MALAM RINDU

KERIUHAN DI SENYAP HATI

RANTAU SANG LARAS NOVELLA WIKO ANTONI